KH. Ma’ruf Amin Usung Industri "Nonjawanisasi" di Debat Terakhir

CURENT ISSUE - Thu, 11 April 2019, 9:47 am - Editor: asrori
Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH. Maruf Amin menghadiri peluncuran buku Ma'rufnomics Ekonomi Baru Indonesia di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (10/4) siang.

Sailacitra.com - Calon Wakil Presiden (cawapres) Nomor Urut 01 KH. Ma'ruf Amin akan mengusung isu Industri “NonJawanisasi” pada debat terakhir. Debat kelima capres-cawapres ini akan dilaksanakan pada Sabtu 13 April 2019 dengan tema bahasan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, serta Perdagangan dan Industri.

KH. Ma’ruf Amin menjelaskan konsep industri nonjawanisasi merupakan tawaran adanya pemerataan pada kawasan industri yang tidak terpusat di Pulau Jawa saja.

"Industri juga tidak hanya jawanisasi, sehingga terjadi pemerataan industri di berbagai daerah. Industrialisasi nonjawanisasi yang kita inginkan," terang KH. Ma'ruf Amin usai menghadiri peluncuran buku di Jakarta, Rabu (10/4).
 
Sebagai penggagas Arus Baru Ekonomi Indonesia, KH. Ma’ruf Amin menegaskan Indonesia kini memerlukan arus baru perekonomian yang tidak hanya berpihak pada kalangan atas (top down) tetapi juga dari masyarakat kecil (bottom up). Oleh karena itu, diperlukan adanya pembangunan perekonomian yang sinergis dan bersifat kolaboratif, baik dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat atau UMKM.
 
 "Memang kita sudah melakukan reformasi secara struktural, tetapi reformasi yang lebih substantif baru kita rasakan sejak 2014. Itu bisa kita lihat dari adanya pembangunan infrastruktur sehingga melahirkan daya saing," kata KH. Ma’ruf Amin.