KH. Ma’ruf Amin Sebut Pesantren Benteng Islam

CURENT ISSUE - Fri, 12 April 2019, 9:59 am - Editor: asrori
KH. Ma'ruf Amin dan Kang Emil Kampanye Terbuka di Bandung Barat

Sailacitra.com – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin menyebut pesantren sebagai benteng Islam, paling tidak untuk konteks Indonesia. Pernyataan ini beliau sampaikan saat menghadiri silaturahim di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/4).

Tentu bukan tanpa alasan mengapa mantan Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mengatakan demikian. Di hadapan para alim ulama dan santri, beliau mengingatkan tentang peran dan sepakterjang para pimpinan pondok pesantren dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurut beliau, kendati Indonesia di jajah oleh bangsa asing seperti Perancis, Inggris, Belanda, dan Jepang dalam jangka waktu yang begitu lama. Namun umat Islam Indonesia tetap bertahan dan malah mampu mengusir mereka. Menurut KH. Ma’ruf Amin, salah satu faktornya adalah keberadaan pesantren yang mencetak para santri yang militan dalam membela negaranya.

Tidak hanya itu, pesantren juag sebagai benteng bagi pengembangan dan penyebaran ajaran agama Islam di Indonesia. Sehingga umat Islam Indonesia masih eksis dan diakui sebagai umat Islam terbesar di dunia. "Kita dikuasai penjajah ratusan tahun, tetap umat Islam mayoritas karena adanya pesantren di mana-mana. Pesantren itu benteng Islam," kata KH. Ma'ruf Amin.

Lebih lanjut, KH. Ma’ruf Amin menuturkan, bila pesantren tidak ada maka dengan sendirinya Islam di Indonesia akan habis, tidak berkembang.  "Padahal kiai penting untuk perbaikan di masyarakat. Kalau tidak ada pesantren, habis agama Islam," ucap KH. Ma'ruf Amin mengingatkan semua pihak terutama para pimpinan pesantren.