Belajar dari Tukang Batu

Belajar dari Tukang Batu

Sebuah pepatah mengatakan: “Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu. Belajar di waktu besar bagai mengukir di atas air.” Batu selalu dipertentangkan dengan air. Kendati keras batu masih bisa dibentuk. Berbeda dengan air ia lembut tapi sulit dikreasi.    

Tetesan air yang terus-menerus bahkan bisa melubangi batu. Keduanya seakan bertukar peran. Air seperti berubah menjadi batu, keras. Batu bak berganti jadi lembut.     

Itulah yang mungkin menginsirasi para tukang batu. Para tukang batu begitu mafhum dengan filosofi itu. Mereka berkarya dengan ilmu warisan nenek moyang.

Kehidupan manusia tak lepas dari dua unsur itu, batu dan air. Kadang manusia berubah dari air menjadi batu. Begitu pun sebaliknya.

Daman Godeg, seorang seniman batu kelahiran 12 Juli 1940, belajar hidup dari batu. Sejak 2006 lalu, ia berkreasi dengan batu gunung yang cadas di Jampangkulon, Sukabumi.      

Baginya, batu adalah sumber kehidupan. Ada kearifan menjadi seorang tukang batu. Kehidupan ini memang keras layaknya batu, tapi tak berarti kita harus takluk pada takdir bisu. *** (aer)

0 Reviews

Write a Review

sailacitra

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *